Pernikahan Versi Saya

by gelaph

Gara-gara keseringan nonton film romantis dan keseringan nerima undangan pernikahan, saya mau nggak mau jadi berpikir tentang konsep pernikahan yang saya inginkan. Yang mau saya ceritain disini konsep wedding-nya, bukan marriage-nya. Terlalu berat nanti bahasannya kalau ngomongin marriage. :D

Saya membayangkan pernikahan yang superprivate di pinggiran pantai yang cantik dan tenang, sore hari, dengan angin pantai menyapa wajah. Tamu yang datang tak lebih dari 20 orang. Dekorasi tempat pun sederhana saja, namun kesan elegan harus tetap tertangkap.

Selesai prosesi akad nikah, kami akan menikmati semua makanan terenak di kelasnya, sambil bercanda tawa satu sama lain, tanpa ada rasa canggung menghampiri. Plus, menikmati sunset yang cantik tentunya. Malam harinya diisi dengan barbeque, dini hari lanjut dengan have fun go mad, apapun itu :P

Tak lupa saya akan membagi-bagikan sekotak cokelat untuk sekian ratus orang yang berkenan di hati. Itu yang saya bilang dengan resepsi, karena inti dari resepsi kan memberitahukan kepada khalayak ramai kalau kami telah melangsungkan pernikahan. Sekotak cokelat favorit saya akan saya kirimkan dengan tulisan setipe “Just Married Grahita & (insert name here), Wish Us a Lifetime of Happiness :)”

Well, jadi kalo sama saya jangan tanya undangannya kapan ya, tapi sekotak cokelatnya kapan? :)

P.S: ngarep bett ngarepp bisa kayak gini di Indo pfffttttttt.

3 Comments to “Pernikahan Versi Saya”

  1. Yuk mari realisasikan…
    *komen standar blasss

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: