Si Pintar dan Si Cerdas

by gelaph

Pagi itu, Si Pintar dan Si Cerdas tiba di kantor nyaris berbarengan, seperti biasa. Si Pintar duduk menghadap notebook-nya, menekan tombol power, menunggu hingga notebook-nya menyala, lalu pergi ke pantry untuk menyeduh kopi. Sementara itu, Si Cerdas menekan tombol power pada notebook-nya sambil berdiri, lalu ia pergi ke pantry untuk menyeduh kopi. Begitu kembali ke mejanya, ia menemui sebuah notebook yang siap pakai sambil membawa secangkir kopi yang siap minum.

Begitu Si Pintar tiba di mejanya sambil membawa secangkir kopi, Si Cerdas telah menghabiskan kopinya dan sedang mengecek inbox email-nya.

Baik Si Pintar maupun Si Cerdas menerima banyak sekali email masuk. Si Pintar mulai membalas email tersebut satu persatu. Sementara Si Cerdas menandai beberapa email yang dikategorikan “urgent”, agar email tersebut tidak terlewat olehnya; memindahkan beberapa email ke folder khusus, agar ia bisa menemukan email tersebut dengan mudah kapanpun ia mau; baru mulai membalas email-email tersebut satu persatu

Waktu makan siang pun tiba. Si Pintar bergegas turun ke kantin bawah untuk kemudian memesan sate ayam favoritnya. Ternyata, antriannya cukup panjang.

Beberapa menit kemudian, si Cerdas baru tiba di kantin bawah. Ia langsung menemui abang sate sambil berkata “pesanan saya udah belum, Bang?”. Ternyata ia telah meng-SMS si abang sate langganannya ini beberapa saat sebelum waktu makan siang tiba. Si Cerdas melemparkan senyum kepada Si Pintar sambil membawa piring berisi sate dan lontong, lalu mencari tempat duduk.

Selesai makan siang, mereka berdua melanjutkan pekerjaan seperti biasa. Si Pintar membuka lagi sistem kantor yang tadi otomatis ter-log out karena ditinggal makan siang. Ia mulai menampilkan data-data keuangan perusahaan karena ia harus membuat laporan sehubungan dengan itu. Ia mensortir tanggal posting dokumen, mata uang yang digunakan dalam dokumen, dan lain sebagainya, untuk lalu ia buat laporannya.

Si Cerdas pun melakukan hal yang sama untuk divisinya. Bedanya hanyalah, Si Cerdas telah menyimpan template tersendiri untuk dirinya. Apabila ia ingin menampilkan data A, ia tinggal menggunakan template A. Apabila ia membutuhkan data B, ia tinggal mengklik template B. Tidak perlu repot-repot sortir sana-sini.

Jam pulang kantor pun tiba. Si Pintar mematikan notebook-nya. Begitu notebooknya mati, ia lalu menggulung kabel charger-nya, kemudian memasukkan semuanya ke dalam tas. Si Cerdas pun mematikan notebook-nya. Ia menggulung kabel charger sembari menunggu notebook-nya benar-benar mati. Si Cerdas telah memasukkan tas notebook-nya ke dalam loker begitu Si Pintar baru selesai memasukkan semua peralatannya ke dalam tas.

Di parkiran, Si Pintar menumpahkan isi tasnya ke atas kap mobilnya. Ia mencari kunci mobilnya yang terselip entah kemana. Sementara Si Cerdas telah melenggang jauh meninggalkannya.

Si Cerdas hanya membutuhkan waktu beberapa detik untuk menemukan kunci mobilnya. Itu dikarenakan ia selalu menyimpan kunci mobil dan kunci rumahnya di salah satu saku kecil beritsleting di sisi dalam tasnya. Selalu di saku yang sama, sehingga tidak masalah baginya ada berapa banyakpun saku tasnya. Si Cerdas tidak pernah menyimpan kuncinya di saku lain, pun tidak pernah main asal lempar kunci ke dalam tasnya.

-Jakarta, 12 Februari 2012-

7 Comments to “Si Pintar dan Si Cerdas”

  1. eheeemmm,,gue si cerdas bgt loohh gelss kalo dari kasus di atas..HAHAHA..
    dateng kantor nyalain kompi, sambil nunggu nyala gue ambil sendok untuk sarapan bubur dan gelas untuk minum..sampai tempat duduk tgl makan deh sambil cek email trs nandain email2nya..HAHAHAA.. tapi gue sarapan bubur loh bukan minum kopi..akyuu ga suka kopi di pagi hari,lebih enak susu loh..coba deh..

  2. *garuk2 kepala* anyway, selamat ya Diiiiiii..
    gue juga gak minum kopi kok, gue ngopi kalo kita ngumpul doang, hahaha
    itu juga kopi banci gitu kan, udah di mix sama ini itu, kagak ada rasa kopinya lagi :D

    btw, setuju sih, enakan susu :P

  3. Iyah setuju enakan susu. Apalagi kalo….ah sudahlah.
    #halah

  4. iiiiisssshhhh…tapi susu emang enak banget sih,,apalagi kentell..makin sedep deh..sluuuurrrrrrppppppppp

  5. Anjrotlah, ini blog gue isinya susu sama pisang, hadehhhhhhhhhhh
    *brb makan pisang*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: