111 Kata: Hijau Bumiku

by gelaph

Yak. Tiba saatnya gue nge-post flash fiction lagi. Kalau sebelumnya gue pernah menulis cerita yang lebih pendek dari cerpen ini dengan tema Sehari-hari, sekarang tema yang diangkat adalah Hijau Bumiku.

Nah, kalau sebelumnya itu, tema yang diangkat lebih gampang ditulis ya. Soalnya kita harus menulis dengan tema barang-barang rumah tangga semacam cangkir, piring, sendok, meja, kursi, pintu, jendela, kompor, kulkas. Kalau sekarang, kita ‘dipaksa’ menulis dengan tema matahari, sungai, sampah, polusi, bahan bakar, daur ulang, reboisasi, listrik, dan ozon. Bok, sulit ya. Hahaha.

Tapi gue tetap mencoba menulis. Gue memutuskan untuk menulis lima tema pertama namun dengan dua genre berbeda. Satu genre romance, satu lagi genre…..gak ngerti deh gue. Genre cerita anak kali ya. Hahaha.

Well, daripada berlebar-lebar karena gue sendiri udah cukup lebar, marilah disimak tulisan-tulisan berikut ini:

Ini yang genre romance:

I. Main Matahari

II. Green Canyon

III. Sampah?

IV. Persamaan Polusi

V. Bahan Bakar Kangen

Dan ini yang genre suka-suka gue:

a. Matahari yang Menakutkan

b. Menyeberang atau Tidak Menyeberang

c. Tempat Sampah Masyarakat

d. Alasan Kepindahan

e.  Lampu Minyak

Oiya, karena antara satu flash fiction dengan flash fiction yang lain masih ada kaitannya, maka kalo dibaca berurut akan lebih asik. (Mirip-mirip rekomendasi di kaleng minuman ringan: disajikan dingin lebih nikmat.)

Last but not least, selamat membaca. Boleh dimulai dari cerita romance yang pertama, Main Matahari. :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: